jpnn.com, AMBON - Terminal Peti Kemas (TPK) Ambon mencatat capaian positif sepanjang 2025.
Adapun realisasi arus peti kemas sebesar 112.502 TEUs, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 108.528 TEUs.
Capaian ini menegaskan peran strategis TPK Ambon dalam mendukung kelancaran logistik serta konektivitas wilayah Maluku dan Indonesia Timur.
Sebagai salah satu simpul penting jaringan logistik kawasan timur Indonesia, TPK Ambon terus berupaya meningkatkan keandalan layanan guna memastikan distribusi barang antarpulau berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.
Terminal Head TPK Ambon Yandi Sofyan Hadi menyampaikan peningkatan arus peti kemas tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional yang berorientasi pada penguatan peran terminal dalam sistem logistik regional.
“Capaian arus peti kemas tahun 2025 menunjukkan TPK Ambon semakin berperan dalam menjaga kelancaran arus logistik di Maluku dan Indonesia Timur. Melalui program transformasi operasional, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih efisien, andal, dan kompetitif,” ujar Yandi dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Lebih lanjut, Yandi menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat peran TPK Ambon sebagai penopang logistik kawasan timur Indonesia.
“Pada tahun 2026, kami akan melanjutkan berbagai upaya peningkatan, termasuk penguatan digitalisasi layanan, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan kapasitas SDM. Langkah ini kami lakukan untuk mendukung pertumbuhan logistik Maluku dan Indonesia Timur secara berkelanjutan,” tambahnya.























.jpeg)
















