jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kiprah maestro ludruk Jawa Timur Cak Kartolo resmi tercatat sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penetapan itu diumumkan dalam Anugerah Kearsipan 2026 yang digelar di Gedung C ANRI, Jakarta, Rabu (20/5).
Selain arsip Cak Kartolo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang tersebut, yakni Pengawasan Kearsipan Terbaik Nasional kategori kabupaten/kota, Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026, serta penetapan arsip kiprah Cak Kartolo sebagai MKB.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Surabaya Yusuf Masruh mengatakan penetapan tersebut berkaitan dengan dokumentasi perjalanan seni Cak Kartolo dalam dunia ludruk yang dinilai memiliki nilai sejarah.
“Alhamdulillah kemarin dapat tiga penghargaan, salah satunya simpul jaringan dan pengawasan kearsipan terbaik nasional. Cak Kartolo juga masuk Memori Kolektif Bangsa,” kata Yusuf, Jumat (22/5).
Arsip yang diajukan mencakup perjalanan panjang Cak Kartolo di kesenian ludruk sejak puluhan tahun lalu. Dia dikenal sebagai salah satu tokoh yang masih aktif mempertahankan kesenian tradisional tersebut hingga kini.
Usai menerima penghargaan, Cak Kartolo juga sempat tampil membawakan jula-juli dalam Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan. Penampilannya masih mendapat respons positif dari peserta.
Menurut Yusuf, salah satu yang menjadi perhatian adalah kemampuan Cak Kartolo menyesuaikan pertunjukan ludruk dengan perkembangan zaman.


.jpeg)
































