jatim.jpnn.com, MALANG - Arema FC akhirnya memutus tren negatif enam laga tanpa kemenangan di kandang setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/1).
Dua gol kemenangan tim berjuluk Singo Edan itu tercipta lewat gol bunuh diri pemain Persik, masing-masing oleh M Supriadi dan Ian Puleio. Sementara itu, satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh M Supriadi.
Sejak awal laga, kedua tim langsung menampilkan permainan cepat. Arema FC tampil percaya diri dengan penguasaan bola, mengandalkan Dalberto Luan sebagai ujung tombak serangan.
Sementara itu, Persik Kediri memilih bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan serangan balik cepat melalui kedua sisi sayap.
Peluang emas lebih dulu didapat Persik lewat tendangan jarak jauh Ezra Walian pada menit ke-30, namun berhasil ditepis kiper Arema Lucas Frigeri. Arema FC membalas lima menit kemudian melalui sepakan Dalberto dari dalam kotak penalti, tetapi masih mampu diamankan kiper Persik Leo Navacchio.
Memasuki babak kedua, Persik tampil lebih agresif dengan menerapkan tekanan tinggi yang membuat lini pertahanan Arema FC kerepotan mengembangkan permainan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-80 ketika M Supriadi sukses menjebol gawang Arema dan membawa Persik unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Usaha tim asuhan Marcos Santos akhirnya berbuah hasil pada menit 90+5 setelah gol bunuh diri M Supriadi membuat skor kembali imbang.











































