jpnn.com, JAKARTA - Perhelatan mode Ramadan Runway 2026 resmi ditutup dengan mencatatkan capaian omzet sebesar Rp7,9 miliar.
Omzet tersebut kalkulasi dari acara yang berlangsung sejak 5 hingga 29 Maret 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Ketua APPMI DKI Jakarta, Dana Duriyatna mengungkapkan omzet tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi itu diduga dipicu dampak situasi geopolitik global yang membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengeluarkan anggaran untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri.
“Di tengah kondisi geopolitik global kemudian berdampak pada perekonomian di dalam negeri, penurunan omzet tak jauh dari tahun sebelumnya menandakan industri kreatif khususnya fashion masih menggeliat," kata Dana di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Sebanyak lebih dari 70 peserta pameran tercatat turut berpartisipasi memeriahkan perhelatan pertunjukan fesyen tersebut.
Dana mengaku bangga berhasil membukukan angka miliaran rupiah di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu.
"Kami optimistis bila fesyen dapat menyumbang perekonomian dari sektor industri kreatif pada Produk Domestik Bruto (PDB),” tuturnya.








































