jpnn.com, RIAU - Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono mengingatkan seluruh pihak, perorangan maupun korporasi, agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam membuka area perkebunan atau kegiatan lainnya.
Dia menegaskan bahwa aparat penegak hukum akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Peringatan tersebut disampaikan Syahardiantono saat Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Apel siaga dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago.
Kegiatan itu juga dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.
Selain itu, turut hadir Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto, serta jajaran Basarnas, BMKG, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Forkopimda Provinsi Riau.
Syahardiantono mengatakan Polri melalui Satgas Karhutla di seluruh jajaran Polda telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan titik panas (hotspot), patroli lapangan, serta sosialisasi kepada masyarakat.











































