jpnn.com - Laga krusial antara Persija Jakarta melawan Persis Solo dpada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 terancam sunyi di tribune.
Duel yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (27/4/2026), diprediksi jauh dari kata penuh, bahkan hanya diisi seperlima kapasitas stadion.
Dari total sekitar 77 ribu kursi yang tersedia, jumlah penonton yang hadir diperkirakan mentok di angka 15 ribu saja. Angka ini anjlok drastis dari rencana awal panitia yang mengajukan izin hingga 25 ribu penonton.
Ketua Panpel Persija Ferry Tauhid Indrasjarief mengungkapkan realita pahit tersebut. Dia menyebut angin dukungan tiba-tiba mereda menjelang laga penting ini.
"Awalnya kami ajukan 25 ribu penonton, baik ke pihak GBK maupun kepolisian. Namun perkembangan terakhir, kemungkinan paling banyak hanya 15 ribu yang datang," ungkap Ferry.
Penurunan drastis ini bukan tanpa sebab. Ferry membeberkan beberapa faktor yang membuat gairah suporter Persija merosot. Salah satunya ialah kekecewaan akibat hasil imbang yang diraih Macan Kemayoran sebelumnya.
Selain itu, jadwal pertandingan di hari kerja juga disebut menjadi penghalang besar bagi para pendukung.
Namun, ada alasan lain yang tak kalah kuat, yakni banyak suporter memilih menabung energi untuk laga yang lebih bergengsi, yakni duel panas melawan Persib di kandang berikutnya.







































