jpnn.com - KKB - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 30 jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan hingga saat ini pos DVI di lokasi pencarian telah menerima sebanyak 48 kantong jenazah dari tim SAR gabungan.
"Dari 48 kantong jenazah tersebut kami telah berhasil mengidentifikasi kurang lebih 30 jenazah dan itu sudah diserahkan kepada keluarga korban,” kata Hendra di Posko DVI Polda Jabar, Selasa (27/1).
Dia menjelaskan, tim DVI terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data.
"Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi berkaitan dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, baik pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem," tuturnya.
Hendra berharap jumlah korban yang berhasil diidentifikasi bisa terus bertambah seiring berjalannya pencocokan data oleh tim forensik.
"Karena berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah orang hilang terus diperbarui setiap hari. Kami akan melayani sampai seluruh proses selesai," ujarnya.
Hendra mengatakan pihaknya juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk mempercepat proses pencarian korban bencana tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.





















.jpeg)






















