jpnn.com - Polisi mengamankan dua pria pedagang sate dari amuk warga, setelah sebelumnya diduga melecehkan empat anak remaja perempuan di Jalan Andi Mangerangi, Bongaya, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Ada dua orang penjual sate yang diamuk massa, semalam (22/5)," kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latif saat dikonfirmasi di Makassar, Sabtu (23/5/2026).
Setelah menerima informasi dari masyarakat ada kejadian, tim kepolisian langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) mengamankan kedua orang terduga pelaku.
Keduanya masing-masing berinisial MO usai 25 tahun dan MA usia 20 tahun. Sedangkan korbannya empat anak perempuan berstatus siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP.
Awal kejadian, dua pelaku ini dilaporkan korbannya atas dugaan pelecehan seksual secara verbal dengan kata-kata tidak senonoh.
Mendengar laporan itu, warga mendatangi lokasi jualan mereka di Jalan Andi Mangerangi, pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 22.00 WITA.
Seratusan warga beserta keluarga korban korban sempat mengeroyok keduanya bahkan merusak gerobak dagangan sate hingga hancur karena tersulut emosi mendengar pelecehan tersebut.
Keluarga korban dan warga marah lantaran pelaku sering menggoda korban melintas di lokasi MO dan MA berjualan dengan melontarkan kata-kata tidak senonoh.







































