jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Lebih dari 100 siswa SMKN 1 Boyolangu, Tulungagung mengalami gejala gangguan pencernaan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung langsung melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami para siswa.
Kepala Dinkes Tulungagung Desi Lusiana Wardani mengatakan petugas mendatangi sekolah pada Kamis (17/9) untuk mendata siswa yang mengalami gejala. Pendataan juga dilakukan terhadap siswa yang tidak masuk sekolah maupun yang sudah mengeluhkan sakit sejak Rabu (16/9) malam.
“Fokus kami melakukan pendataan siswa dan memastikan seluruh siswa yang bergejala mendapatkan penanganan medis. Kami juga sudah mengamankan sampel makanan,” kata Desi.
Berdasarkan pendataan awal pihak sekolah, lebih dari 100 siswa mengalami keluhan. Sebagian besar siswa mengeluhkan sakit perut dan diare dengan frekuensi satu hingga tiga kali.
Keluhan tersebut mulai dilaporkan pada Rabu (16/9) malam setelah siswa mengonsumsi menu MBG berupa ayam bakar, sambal, lalapan, dan buah.
Staf Humas Pelayanan Informasi SMKN 1 Boyolangu Benny Mamora mengatakan pihak sekolah menerima laporan dari sejumlah wali kelas terkait kondisi siswa.
“Pagi tadi kami dapat informasi dari wali kelas ada siswa yang mengeluh sakit perut dan diare satu hingga tiga kali pada malam harinya,” ujar Benny.














































