Bea Cukai Tegal Pacu Pelaku Usaha di Kawasan Ekonomi Khusus Naik Kelas ke Pasar Global

6 hours ago 14

Bea Cukai Tegal Pacu Pelaku Usaha di Kawasan Ekonomi Khusus Naik Kelas ke Pasar Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bea Cukai Tegal melaksanakan asistensi dan diseminasi informasi kepada pelaku usaha di Kawasan Industri Terpadu Batang. Foto: Dokumentasi Bea Cukai

jpnn.com, BATANG - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jawa Tengah terus berkembang sebagai salah satu motor pertumbuhan industri dan investasi.

Di tengah persaingan pasar global, keberadaan fasilitas kepabeanan dan asistensi kepada pelaku usaha menjadi bagian penting untuk menjaga efisiensi produksi sekaligus kelancaran arus barang.

Salah satu gambaran manfaat tersebut terlihat dari aktivitas PT Royal Regent Indonesia yang beroperasi di KEK Kendal.

Perusahaan manufaktur ini memproduksi berbagai produk, mulai dari kursi mainan, pakaian boneka, hingga unit traktor mini.

Dengan rata-rata ekspor sekitar 20 kontainer setiap bulan, produknya telah menjangkau pasar Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan sejumlah negara lainnya.

Operasional di dalam KEK memberikan sejumlah kemudahan fiskal kepada perusahaan, antara lain pembebasan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI) sesuai ketentuan yang berlaku.

Fasilitas tersebut membantu menekan biaya operasional sehingga produk perusahaan memiliki daya saing lebih baik di pasar internasional.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengatakan fasilitas KEK tidak hanya ditujukan untuk memberikan kemudahan fiskal, tetapi juga mendorong efisiensi dan daya saing dunia usaha.

Bea Cukai Tegal melaksanakan asistensi dan diseminasi informasi kepada pelaku usaha di Kawasan Industri Terpadu Batang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |