jpnn.com, WASHINGTON DC - Presiden Donald Trump mengeklaim bahwa militer Amerika Serikat telah menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, Sabtu (3/1).
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri," kata Trump dalam sebuah unggahan Truth Social yang dilansir Reuters.
Tidak ada konfirmasi langsung dari pemerintah Venezuela mengenai klaim ini.
Amerika Serikat menuduh Maduro menjalankan "negara narkoba" dan memanipulasi pemilihan.
Pemimpin Venezuela, yang menggantikan Hugo Chavez untuk berkuasa pada tahun 2013, mengatakan Washington ingin mengendalikan cadangan minyaknya, yang terbesar di dunia.
AS belum pernah melakukan intervensi langsung seperti ini di Amerika Latin sejak invasi Panama untuk menggulingkan pemimpin militer Manuel Noriega pada 1989. (reuters/dil/jpnn)














































