jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares tidak ingin hasil imbang kontra Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27 terus disesali. Bajul Ijo harus puas berbagi poin setelah bermain 1-1 dengan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (19/9).
Hasil tersebut membuat Persebaya mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan dan berada di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2026/27.
Setelah jeda internasional, Persebaya akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat. Laga tandang tersebut menjadi kesempatan Francisco Rivera dkk untuk kembali ke jalur kemenangan.
Bernardo Tavares bahkan menyebut Persebaya harus berusaha mendapatkan kembali dua poin yang menurutnya hilang saat bermain di kandang.
“Kini, kami harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, guna mencoba meraih kembali dua poin yang hilang melalui laga tandang,” kata Tavares dikutip dari laman ileague.id, Selasa (22/9).
“Sekarang kami harus berjuang untuk bermain tandang dan mengumpulkan tiga poin di laga tandang karena menurut saya, kami menciptakan peluang mencetak gol untuk mendapatkan tiga poin. Mereka hanya memiliki satu peluang di babak kedua,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mengamankan kemenangan saat menghadapi Garudayaksa FC.
Namun, banyaknya kesempatan tersebut tidak berbanding lurus dengan gol yang dihasilkan. Persebaya akhirnya harus puas dengan satu poin.














































