205 Siswa BPK PENABUR Belajar Pantang Menyerah Lewat Pengolahan Kopi

1 hour ago 13

205 Siswa BPK PENABUR Belajar Pantang Menyerah Lewat Pengolahan Kopi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sebanyak 205 siswa BPK PENABUR Jakarta belajar mengolah kopi tradisional dan budaya Banyuwangi di Gombengsari. Foto: dok. BPK Penabur

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 205 siswa dari 16 SLTAK PENABUR Jakarta mengikuti kegiatan Spirit of Challenge 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 18–23 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi para siswa untuk belajar tentang kemandirian, ketekunan, kolaborasi, serta budaya masyarakat setempat.

Salah satu kegiatan yang diikuti peserta berlangsung di Desa Wisata Kopi Gombengsari. Sejak pukul 06.00 WIB, Samida (70) bersama 31 warga lainnya telah bersiap menyambut para siswa untuk memperkenalkan proses pengolahan biji kopi secara tradisional.

Samida mengatakan Spirit of Challenge menjadi kegiatan yang telah diikutinya selama empat kali sejak pertama kali digelar pada 2024. Menurut dia, para siswa antusias mengikuti proses pengolahan kopi yang diperagakan warga.

“Sejak pertama kali tahun 2024, saya sudah ikut acara ini. Saya senang sekali karena anak-anaknya baik, sopan dan mau mengikuti yang saya contohkan,” ujar Samida.

Sementara itu, Nicolaus Alexander Christian, siswa kelas XI SMAK PENABUR Gading Serpong, mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai proses pengolahan kopi.

Dia sebelumnya hanya mengetahui kopi dalam bentuk bubuk instan, tetapi melalui kegiatan tersebut memahami tahapan pengolahan kopi secara tradisional, mulai dari pemilihan bibit, perawatan tanaman, panen, pengeringan, menyangrai, hingga menumbuk biji kopi.

Nicolaus juga merasakan langsung tantangan dalam mengolah kopi secara tradisional. Salah satunya ketika menyangrai biji kopi menggunakan tungku kayu yang menghasilkan asap. “Apalagi saat menyangrai itu sulit sekali, mata jadi pedih karena asap dari tungku kayu,” katanya.

Sebanyak 205 siswa BPK PENABUR Jakarta belajar mengolah kopi tradisional dan budaya Banyuwangi di Gombengsari.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |