jpnn.com - BANDUNG - Di tengah menjamurnya tempat makan dengan menu kekinian, sebuah rumah makan baru di Kota Bandung justru mengajak pencinta kuliner kembali menikmati semangkuk sop daging yang lahir dari resep warisan keluarga.
Bukan sekadar sop biasa, Sop Salman Muslim membawa cerita turun-temurun yang sudah dijaga selama lebih dari 30 tahun.
Baru beroperasi sekitar tiga pekan, Sop Salman Muslim hadir dengan satu misi sederhana, yakni memperkenalkan cita rasa keluarga Salman kepada masyarakat luas tanpa mengubah resep aslinya.
Owner Sop Salman Muslim Rivo Ohashi, mengatakan resep sop tersebut merupakan warisan keluarga yang selama ini hanya disajikan di lingkungan keluarga, terutama dalam santapan sehari-hari.
"Resep ini sudah kurang lebih 30 tahun. Kami memberanikan diri membuka restoran supaya rasa warisan keluarga ini tetap terjaga," kata Rivo saat ditemui di Kedai Sop Salman Muslim di Jalan Maulana Yusuf, Kota Bandung, Sabtu (11/7).
Menurutnya, karakter sop ini berbeda dari kebanyakan sop daging yang mudah ditemui. Kuahnya kaya rempah dengan cita rasa yang kuat, tetapi tetap terasa ringan saat disantap.
Perpaduan rempah seperti ketumbar dan pala menghasilkan rasa gurih yang tidak berlebihan, sekaligus menghadirkan sensasi segar di setiap suapan.
"Rasanya memang bold, tetapi teksturnya light. Jadi tetap nyaman dimakan, tidak bikin enek," ujarnya.








































