Sidang Pengusiran dan Perusakan Rumah, Nenek Elina Mengaku Diangkat Paksa 6 Orang

4 weeks ago 87

Kamis, 21 Mei 2026 – 11:06 WIB

Sidang Pengusiran dan Perusakan Rumah, Nenek Elina Mengaku Diangkat Paksa 6 Orang - JPNN.com Jatim

Sidang kasus dugaan pengusiran dan perusakan rumah dengan terdakwa Samuel Ardi Kristanto memasuki agenda pemeriksaan fakta persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (20/5). Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sidang kasus dugaan pengusiran dan perusakan rumah dengan terdakwa Samuel Ardi Kristanto memasuki agenda pemeriksaan fakta persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (20/5).

Sidang yang berlangsung di Ruang Kartika sekitar pukul 12.00 WIB itu menghadirkan korban, Elina Widjajanti, sebagai saksi. Nenek berusia 80 tahun tersebut memberikan keterangan di hadapan majelis hakim setelah terlebih dahulu diambil sumpah.

Dalam persidangan, Elina menjawab pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun tim kuasa hukum terdakwa. Ketua Majelis Hakim S. Pujiono beberapa kali membantu menjelaskan pertanyaan kepada Elina agar mudah dipahami.

Pada agenda tersebut, kedua pihak turut menunjukkan sejumlah barang bukti. JPU yang dipimpin Ida Bagus Putu Widnyana memperlihatkan barang bukti berupa kaos berkerah warna merah dan salinan sejumlah surat penting.

Sementara tim kuasa hukum Samuel menunjukkan unggahan media sosial berisi surat tulisan tangan terkait restorative justice melalui telepon genggam salah satu anggota kuasa hukum.

Dalam kesaksiannya, Elina menjelaskan peristiwa pembongkaran rumah terjadi pada 6 Agustus 2025. Dia menyebut rumah tersebut merupakan milik kakak kandungnya, Elisa Irawati.

“Saya di sana mau ambil barang-barang tapi dilarang masuk anak buahnya Samuel. Saya tidak boleh masuk,” ujar Elina di persidangan.

Elina mengaku tidak mengenal Samuel maupun orang-orang yang disebut sebagai anak buah terdakwa. Namun, ia mendengar pernyataan bahwa tanah tersebut telah dijual.

Nenek Elina bersaksi di PN Surabaya mengaku diusir paksa dan rumahnya dirusak. Korban menyebut sempat diangkat enam orang saat kejadian

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |