jpnn.com, SENTUL - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Sentul City tahun ini dijalankan dengan cara yang berbeda.
Bukan hanya seremoni atau kegiatan simbolis, tetapi sebuah pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah pekerjaan yang membutuhkan ketekunan dan komitmen jangka panjang.
Di Cluster Venesia, Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Jumat (5/6/2026), warga dan berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk melakukan penanaman pohon.
Di antara tanah yang digali dan bibit yang ditanam, terselip harapan sederhana: menghadirkan lingkungan yang lebih hijau untuk masa depan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan yang selama ini dijalankan Sentul City dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.
Karena bagi kawasan yang tumbuh dan berkembang, ruang hijau bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan yang harus terus dijaga.
Semangat itu terlihat dari keterlibatan banyak pihak. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Pemerintah Desa Sumur Batu, Karang Taruna, Pramuka hingga masyarakat sekitar hadir dan bekerja bersama dalam aksi penghijauan tersebut.
Di balik kegiatan yang berlangsung sederhana itu, tersimpan angka yang cukup besar. Sepanjang tahun 2026, Sentul City telah menanam sekitar 3.850 pohon dengan berbagai jenis di kawasan pengembangannya.







































