jpnn.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Muhammad Hidayattollah a.k.a Dayat El menyampaikan sejumlah aspirasi daerahnya dalam rapat kerja Komite 1 DPD RI dengan Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI) Raja Juli Antoni, Senin (26/1/2026).
Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis kehutanan nasional, mulai pelindungan kawasan hutan, keberlanjutan lingkungan, hingga posisi dan aspirasi daerah dalam kebijakan pembangunan nasional.
Senator dari Dapil Kalsel itu secara tegas menyampaikan suara daerah kepada Menhut Raja Juli, salah satunya soal pelindungan hutan di kawasan Pegunungan Meratus.
Dayat menyebut bahwa Meratus bukan sekadar kawasan hutan, melainkan jantung dan nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan bahkan dunia.
"Meratus adalah jantung dan nadi kami. Kami menitipkan dan mengajak untuk saling menjaga Meratus ini, karena kami terus menggelorakan semangat dengan tagar #SaveMeratus ini agar selalu di ingat dan dijaga," kata Dayat El.
Di sisi lain, Dayat El juga menyoroti dilema nyata yang dihadapi masyarakat di pelosok, salah satunya di Desa Juhu, terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan yang sebagian wilayahnya bersinggungan dengan kawasan hutan lindung.
Menurutnya, persoalan ini menuntut kebijakan yang adil dan bijaksana dari pemerintah.
"Kami sebagai anggota DPD RI berada di posisi yang tidak mudah. Di sisi lain, ada masyarakat di Desa Juhu dan wilayah pelosok lainnya yang berhak merasakan pembangunan infrastruktur demi akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan," tuturnya.










































