jpnn.com, JAKARTA - Redea Institute dan Taruna Nusantara Cimahi resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal dalam membangun kemitraan strategis.
Adapun kemitraan berfokus pada peningkatan kualitas akademik melalui penguatan pembelajaran berstandar global, memperluas perspektif sebagai bentuk persiapan peserta didik Taruna Nusantara Cimahi untuk melanjutkan studi di tingkat internasional, serta berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak positif bagi kedua institusi.
Penandatanganan MoU menandai dimulainya kolaborasi antara kedua institusi yang memiliki kesamaan visi dalam membangun generasi yang berkualitas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki daya saing tinggi di kancah nasional maupun
internasional.
Melalui kerja sama tersebut, Redea Institute akan memberikan dukungan strategis kepada Taruna Nusantara Cimahi yang mencakup pelatihan guru, penguatan siswa melalui kegiatan seperti kunjungan belajar, kolaborasi virtual strategis, pertukaran pelajar, serta pelatihan dan konsultasi studi lanjutan ke luar negeri.
Founder dan CEO Redea Institute, Antarina S.F Amir menyampaikan bahwa kolaborasi ini berangkat dari satu semangat yang sama, yaitu mempersiapkan Indonesia menjadi bangsa yang dihormati di dunia.
Menurutnya, sumber daya manusia yang unggul tidak akan tercipta tanpa adanya pendidikan yang berkualitas, integritas yang kuat, dan kemampuan berpikir ke depan.
"Kami berharap anak didik tidak hanya berkembang menjadi individu yang kompeten, tetapi juga menjadi ethical leaders yang mampu mengangkat nilai-nilai Indonesia sebagai bangsa dengan peradaban yang tinggi," ungkap Antarina S.F Amir dalam keterangan resmi.
Kepala SMA Taruna Nusantara Cimahi, Mayor Jenderal TNI Ardiansyah, S.Sos., M.I.P mengungkapkan rasa syukur dan komitmen mendalamnya atas peresmian ini.







































