jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan sepeda motor hasil kejahatan pencurian masih berada di Polrestabes Surabaya. Hingga sepekan pelaksanaan Bazar Kendaraan Bermotor (Ranmor), mayoritas kendaraan tersebut belum diambil oleh pemiliknya.
Data Polrestabes Surabaya mencatat, dari total 1.050 unit kendaraan yang diamankan sepanjang 2025, baru 52 unit yang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Bazar ranmor sendiri mulai dibuka sejak Rabu (21/1).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa pengambilan kendaraan dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama bazar, tercatat 27 unit diambil pemiliknya, disusul 13 unit pada hari kedua, 11 unit pada hari ketiga, dan satu unit pada hari Sabtu.
“Total sampai hari ini yang sudah diambil sebanyak 52 kendaraan,” kata Hadi, Senin (26/1).
Menurutnya, kendaraan yang dipamerkan dalam bazar tersebut tidak hanya berasal dari kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tetapi juga hasil penindakan balap liar yang dilakukan kepolisian. Polrestabes Surabaya mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar segera melakukan pengecekan.
Warga dapat mengakses daftar kendaraan melalui tautan resmi yang disediakan atau datang langsung ke lokasi bazar dengan membawa dokumen kepemilikan.
“Bazar ranmor ini kami gelar sampai 30 Januari 2026. Silakan masyarakat yang merasa pernah kehilangan kendaraan untuk mengecek dengan membawa BPKB dan STNK asli,” ujar Hadi.
Sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyampaikan bahwa 1.050 unit kendaraan tersebut merupakan hasil pengungkapan selama tahun 2025. Dalam kurun waktu tersebut, Polrestabes Surabaya menangani sedikitnya 540 kasus curanmor dengan total 470 tersangka yang telah diproses hukum.







































