jpnn.com - MANOKWARI - Sebanyak 546 honorer di lingkup Pemkab Manokwari, Papua Barat, resmi diangkat menjadi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, pengangkatan 546 CPNS dan PPPK tersebut bertujuan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik.
Dikatakan, pengangkatan tenaga honorer formasi 2021 resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan sektor pendidikan, kesehatan, dan lainnya.
"Kita (Pemkab Manokwari) tidak lagi memiliki pegawai yang status hukumnya masih abu-abu, tetapi sudah jelas sebagai ASN," kata Hermus saat penyerahan SK pengangkatan di Manokwari, Selasa (19/5).
Menurut dia, pemerintah daerah membutuhkan aparatur negara yang memiliki integritas tinggi, loyalitas, serta disiplin dengan etos kerja dan semangat melayani, sehingga program pembangunan kesejahteraan berjalan maksimal.
Penambahan jumlah pegawai diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas kelembagaan, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan sektor pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan dan teknis fungsional.
"Masyarakat di Manokwari butuh pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. ASN harus menjadi pelayanan bagi masyarakat," ujar Hermus.
Selain itu, kata dia, kehadiran 546 CPNS dan PPPK juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan percepatan pencapaian visi pembangunan Manokwari sebagai kota peradaban orang asli Papua (OAP).












































