jpnn.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) Tahun 2026 meneguhkan komitmen organisasi itu dalam mendorong pengelolaan sumber daya hutan yang lestari, penguatan sumber daya manusia kehutanan, serta peningkatan peran alumni SKMA dalam ruang-ruang strategis pembangunan nasional.
Rakernas IKA SKMA 2026 dihadiri kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, ketua umum Pengurus Pusat IKA SKMA, ketua Dewan Pembina IKA SKMA, Dewan Pengurus, dan seluruh Pengurus Daerah Ikatan Alumni SKMA se-Indonesia.

Ketua Umum PP IKA SKMA Dr. Irwan, SIP, MP menyampaikan bahwa pengelolaan sumber daya hutan ke depan harus semakin bertumpu pada prinsip pemanfaatan yang berkelanjutan, dengan meminimalkan pola-pola pemanfaatan yang bersifat eksploitatif dan berorientasi jangka pendek.
"Hutan harus tetap produktif, tetapi produktivitas itu tidak boleh dibangun dengan mengorbankan keberlanjutannya. Hutan harus memberi manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis secara seimbang bagi generasi hari ini dan generasi mendatang," ujar Irwan, di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Selain itu, Rakernas juga menyoroti pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan kawasan pelestarian alam yang berkualitas dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam agenda Rakernas, aspek kepemimpinan juga menjadi perhatian penting. Ketua umum PP IKA SKMA menekankan bahwa inti dari kepemimpinan adalah kemampuan mengambil keputusan.
Irwan menyebut kepemimpinan pada dasarnya adalah pengambilan keputusan. Keputusannya harus cepat, tepat, dan berdampak. Seorang pemimpin juga harus memiliki ketegasan dalam menjalankan keputusan yang telah dipilih.







.jpeg)
































