jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau menyatakan dukungan penuh terhadap delapan poin percepatan reformasi Polri.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PWNU Riau Rusli Ahmad dalam pernyataan sikap resmi PWNU Riau, Senin (26/1/2026).
Rusli Ahmad menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen PWNU Riau sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mendorong tegaknya supremasi hukum dan keadilan.
“PWNU Riau mendukung penuh percepatan reformasi Polri agar institusi kepolisian semakin profesional, netral, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Rusli Ahmad.
Menurutnya, penempatan Polri secara tegas di bawah Presiden Republik Indonesia sebagaimana amanat konstitusi menjadi langkah penting untuk menjamin kejelasan sistem komando dan netralitas institusi kepolisian.
Selain itu, PWNU Riau juga mendorong penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar pengawasan kebijakan dan arah strategis Polri berjalan lebih efektif dan objektif.
Rusli juga menyoroti pentingnya pembatasan penugasan anggota Polri di luar struktur organisasi.
Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan secara selektif dan ketat guna mencegah konflik kepentingan serta menjaga profesionalisme Polri.












































