jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN Khusus Ekspor akan meningkatkan penerimaan negara.
Purbaya mengaku kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) tersebut akan menguntungkan negara.
Pasalnya, program itu dapat menekan praktik under-invoicing yang selama ini menyebabkan kebocoran penerimaan.
"Saya kan Menteri Keuangan, jadi saya ingin dapat profit sharing atau biaya masukan dari export tax yang sesuai dengan yang dilakukan," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/5).
Purbaya menjelaskan, pembentukan DSI berawal dari temuan pemerintah terkait dugaan praktik under-invoicing dan transfer pricing dalam ekspor komoditas SDA.
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto beberapa kali menyoroti persoalan tersebut dalam rapat kabinet, karena dinilai menyebabkan Indonesia kehilangan potensi penerimaan negara dalam jumlah besar.
Sebagai tindak lanjut, Purbaya mengaku mendatangi National Single Window (NSW) di bawah Kementerian Keuangan guna menelusuri data ekspor-impor.
Namun, dia mengaku belum memperoleh jawaban yang memadai terkait dugaan manipulasi harga ekspor.







































