jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera menindaklanjuti kebijakan Work From Home (WFH) yang ditetapkan Pemerintah Pusat pada setiap hari Jumat.
“Pemerintah DKI Jakarta tentunya akan menindaklanjuti apa yang sudah menjadi keputusan Pemerintah Pusat yang sudah menerapkan dan menetapkan hari Jumat sebagai waktu untuk work from home,” ucap Pramono, di Balai Kota DKI, pada Rabu (1/4).
Pramono mengaku bersyukur karena WFH itu tidak ditetapkan setiap hari Rabu. Hal itu lantaran Pemprov DKI Jakarta menetapkan hari transportasi umum bagi ASN setiap Rabu.
“Kalau hari Rabu bagi Jakarta juga akan mengalami kerepotan karena hari transportasi umum,” kata dia.
Politikus PDI Perjuangan itu menuturkan segera mendetilkan bagian mana saja yang boleh WFH maupun yang tidak.
Untuk bagian pelayanan, kata dia, tidak akan mendapatkan WFH pada hari Jumat karena layanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.
“Misalnya urusan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan yang memang harus ada di lapangan. Maka, kami akan atur mereka tetap bekerja seperti biasa,” tuturnya.
Pramono menyebutkan ASN di 44 puskesmas, 292 puskesmas pembantu, dan 31 rumah sakit tetap bekerja seperti biasa pada Jumat.









































