jpnn.com, BOGOR - Presiden Prabowo Subianto ingin agar pemerintah daerah menertibkan baliho dan spanduk yang menggantung di samping jalan.
Dia mengaku risih dengan banyaknya baliho dan spanduk yang mengotori jalanan kota.
Hal itu dikatakan Prabowo saat sambutan di hadapan para menteri, kepala lembaga, hingga pemimpin daerah dalam agenda Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2).
Dia bercerita, saat berkunjung ke Balikpapan, Kalimantan Timur, spanduk besar-besar begitu mencolok, termasuk ketika ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“(Ada spanduk bertuliskan) 'ayam goreng, pesen satu dapat satu free’, Kenapa harus besar-besar sih? Turis datang enggak mau lihat spanduk,” ungkap Prabowo.
Menurut Prabowo, saat hendak pulang ke kediamannya di Hambalang, Bogor, dirinya melihat bermacam spanduk juga terbentang.
“Bogor itu dahulu kota paling indah. Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno) lebih senang di Bogor daripada di Jakarta,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Prabowo memerintahkan jajarannya untuk menertibkan baliho dan spanduk-spanduk tersebut.













































