jakarta.jpnn.com - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) menilai berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memperlihatkan arah yang lebih jelas, terutama dalam agenda penguatan kemandirian nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution mengatakan capaian pemerintah perlu diapresiasi, tetapi tidak boleh membuat seluruh elemen bangsa berhenti melakukan evaluasi.
Menurutnya, masih terdapat berbagai persoalan yang membutuhkan pembenahan dan kerja bersama.
“Dua tahun Pak Presiden Prabowo dan para menterinya telah bekerja ekstra dengan mengutamakan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Karena itu, dibutuhkan dukungan semua pihak, terutama rakyat Indonesia,” ujar Abdul Razak di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pernyataan tersebut sejalan dengan evaluasi Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan 14 Agustus 2026.
Pemerintah menyebut telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan pemerintahan.
Presiden sekaligus menegaskan capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan.
Abdul Razak mengatakan P HIMMAH mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya penguatan ketahanan pangan, pembangunan sumber daya manusia, hilirisasi, serta kemandirian ekonomi dan energi.














































