jpnn.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal Jakarta (ITJ) menggelar program Sertifikasi K3 Umum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kegiatan yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026 itu merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendorong terciptanya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
"Upaya ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi," kata Superintendent HSSE & Fleet Integrated Terminal Jakarta, Muhammad Hifdhi Nasrillah, Jumat (6/2).
Penyelenggaraan sertifikasi ini melibatkan kolaborasi multipihak, termasuk Kelompok Kampung Siaga Bencana dan Kelurahan Tugu Selatan sebagai mitra strategis. Selain sertifikasi formal, program ini juga mencakup Awareness Training mengenai mitigasi serta evakuasi bencana alam dan industri bagi warga di Kelurahan Rawa Badak Selatan dan Tugu Selatan.
Sebanyak 20 peserta terpilih yang telah melalui seleksi ketat mendapatkan pelatihan intensif bekerja sama dengan mitra pelaksana, Safety Buzz. Hal ini bertujuan untuk memastikan calon pekerja memiliki kesiapsiagaan tinggi dan pemahaman mendalam mengenai risiko kerja.
Hifdhi Nasrillah juga menekankan, keselamatan bukan hanya tanggung jawab industri, melainkan butuh peran aktif komunitas. Menurutnya, peningkatan kompetensi K3 di tingkat masyarakat tidak hanya mencegah risiko kecelakaan.
"Kompetensi ini juga membuka peluang ekonomi baru di bidang profesi keselamatan kerja," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Tugu Selatan, Yuyun Yunarti, menyambut positif program bertajuk "Kampung Safety" ini. Ia menilai inisiatif Pertamina sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja bagi pemuda di wilayahnya.










































