Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes Luncurkan Konsorsium 1.000 HPK

4 hours ago 14

Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes Luncurkan Konsorsium 1.000 HPK

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kemenkes resmikan konsorsium 1000 HPK untuk percepat kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meresmikan Konsorsium Nasional 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, periode 1.000 HPK merupakan fase krusial yang menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas anak hingga dewasa.

Dia menjelaskan, 1000 HPK mencakup 270 hari masa kehamilan dan 730 hari pertama kehidupan anak yang menjadi masa emas pertumbuhan dan perkembangan.

Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menjamin keselamatan ibu serta kualitas hidup anak pada periode tersebut.

“Kita harus mengejar angka yang signifikan karena ini menyangkut nyawa manusia, bukan sekadar statistik,” ujar Budi.

Dia menargetkan penurunan angka kematian ibu dari 4.000 menjadi di bawah 400 kasus, kematian bayi dari 30.000 menjadi di bawah 3.000 kasus, serta prevalensi stunting dari 19 persen menjadi di bawah 7 persen dalam satu tahun ke depan.

Sejumlah indikator menunjukkan tantangan kesehatan ibu dan anak masih signifikan, dengan angka kematian ibu mencapai 140 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi sebesar 17 per 1.000 kelahiran hidup pada 2023.

Lebih dari separuh kasus kematian bayi terjadi pada masa neonatal, sementara prevalensi stunting pada balita tercatat 19,8 persen pada 2024 dan 2,52 persen anak berisiko mengalami gangguan perkembangan pada 2025.

Kemenkes resmikan konsorsium 1.000 HPK untuk percepat kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |