jogja.jpnn.com, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi memulai proyek normalisasi Sungai Anakan Kali Oyo di wilayah Kelurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari. Langkah ini diambil sebagai respons untuk menekan risiko banjir yang kerap menghantui permukiman warga dan memutus akses jalan raya saat musim penghujan tiba.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan bahwa pengerukan ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat Hargomulyo yang selama ini disampaikan melalui forum Musrenbangdes.
Masalah utama di lokasi tersebut, menurut dia, adalah pendangkalan serius akibat tumpukan material atau sedimentasi yang sudah terjadi selama puluhan tahun.
"Persoalan utama di sini adalah sedimentasi yang sudah terjadi selama 36 tahun. Hal ini mengakibatkan pendangkalan serius pada crossway sungai," ujar Bupati Endah saat meninjau lokasi pada Selasa (14/4).
Selain pengerukan, tim teknis juga melakukan langkah strategis lainnya.
Petugas melakukan pemangkasan pada titik pertemuan arus (tempuran) agar aliran air tidak langsung menghantam tanggul di sisi kiri yang berbatasan dengan pemukiman dan jalan raya.
Normalisasi ini menyasar aliran sungai sepanjang 100 meter dengan target penyelesaian dalam sepuluh hari kerja.
Meskipun penanganan Sungai Anakan Kali Oyo merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Gunungkidul terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) agar pengerjaan dapat dilakukan semaksimal mungkin.





































