jatim.jpnn.com, SURABAYA - Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto (47), yang juga merupakan pemilik akun TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com1 menyampaikan permintaan maaf setelah video petani diangkut menggunakan drone berkapasitas besar viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Permintaan maaf itu disampaikan Budianto di Kantor Polsek Kabuh, Kabupaten Jombang, didampingi seorang anggota kepolisian dan seorang pria lainnya.
Dalam klarifikasinya, Budianto menegaskan video tersebut tidak direkam di wilayah Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, sebagaimana yang sempat dipersepsikan sebagian masyarakat.
"Saya atas nama Budianto, biasa disebut di akun TikTok @mbahkaruhon, mengklarifikasi bahwa saya mengunggah petani naik drone tersebut bukan dibuat di wilayah Kabuh, Jombang," kata Budianto dalam video klarifikasinya.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena unggahan tersebut menimbulkan kegaduhan.
"Atas kegaduhan video tersebut saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat di manapun berada. Saya juga akan menyampaikan kepada mitra saya bahwa hal tersebut sangat berbahaya serta tidak akan mengulanginya lagi," ujarnya.
Budianto mengakui penggunaan drone untuk mengangkut manusia merupakan tindakan yang berbahaya. Karena itu, dia memastikan peristiwa serupa tidak akan kembali dilakukan maupun dipublikasikan melalui media sosial.
Sebelumnya, Video yang memperlihatkan seorang pekerja perkebunan diangkut menggunakan drone di Kabupaten Tuban viral di media sosial. Rekaman tersebut diunggah melalui akun TikTok mbahkaruhon.tiktok.com1 dan telah ditonton jutaan kali.





































