jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengajak Pemimpin Redaksi Media Massa Nasional untuk meninjau langsung operasional Integrated Terminal Jakarta (ITJ) Plumpang, Jumat (13/2).
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk keterbukaan Pertamina, sekaligus langkah pengawasan atas proses pengawasan kualitas BBM sebelum sampai ke masyarakat.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menegaskan, kunjungan ini menjadi momen penting karena Pertamina ingin menunjukkan kepada publik, melalui media massa, bagaimana proses pengendalian mutu dilakukan sebelum produk diterima konsumen.
“Kami mengajak Pemimpin Redaksi untuk melihat langsung bagaimana Pertamina memastikan produk BBM yang diterima masyarakat, yang ada di SPBU, telah melalui proses tahapan pemeriksaan yang sangat ketat dan diawasi langsung oleh seluruh lapisan tim di ITJ,” jelas Arya.
Integrated Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Subholding Commercial & Trading, I Nyoman Adi Pradana, menjelaskan bahwa Terminal Plumpang terdiri dari tiga terminal dengan kapasitas penyimpanan BBM mencapai 300 ribu kiloliter.
Terminal ini menyalurkan BBM kepada lebih dari 120 lembaga penyalur, serta berkontribusi hingga 20 persen dari distribusi BBM nasional.
“Peran Integrated Terminal Jakarta Plumpang sangat penting bagi ketahanan energi masyarakat. Dari terminal ini, distribusi BBM disalurkan ke berbagai lembaga penyalur untuk memenuhi kebutuhan Jakarta dan wilayah sekitarnya,” ujar Nyoman.
Besarnya peran ITJ bagi distribusi BBM pada skala nasional mendorong Pertamina mengutamakan proses penjagaan mutu dan kualitas produk BBM.









































