jpnn.com - NOC Indonesia bersama Tim CdM terus memantau perkembangan situasi terkini di Nagoya menyusul cuaca ekstrem dan banjir yang melanda wilayah tersebut.
Sejak Selasa (8/9/2026), cuaca di Negeri Sakura, khususnya wilayah Nagoya, dilanda badai yang menyebabkan sejumlah aktivitas masyarakat serta layanan publik di wilayah tersebut sedikit terhambat.
CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu mengungkapkan pihaknya terus berkomunikasi dan berkoordinasi untuk memantau perkembangan kondisi terkini di sana.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan kontingen, termasuk kesiapan venue serta fasilitas latihan bagi cabang olahraga yang telah tiba di Jepang.
“Kami terus melakukan monitoring. Memang terjadi situasi major di Nagoya akibat banjir. Hari ini otoritas pemerintah setempat mengeluarkan kebijakan untuk me-lock sementara berbagai kegiatan di Nagoya,” kata Todotua.
Dampak situasi tersebut tidak hanya dirasakan kontingen Indonesia, tetapi juga masyarakat dan seluruh pihak yang berada di wilayah Nagoya.
“Impact-nya bukan hanya kepada kita, tetapi kepada semua yang hadir di sana. Bukan hanya venue olahraga, tetapi juga pelayanan umum seperti rumah sakit, sekolah dan kegiatan lainnya.”
Kondisi badai di Nagoya sempat membuat kontingen basket Indonesia terpaksa mengungsi.

















































