jpnn.com - Saat ini pembelajaran tatap muka di sekolah ada pendidikan penguatan karakter terkait hemat energi.
Hal ini tertuang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengeluarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 10/2026.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan SE tersebut untuk mengajarkan para peserta didik tentang pentingnya penghematan energi, selaras dengan kebijakan pemerintah.
“Kami mendorong satuan pendidikan untuk turut berperan aktif dalam mendukung kebijakan efisiensi energi melalui pembiasaan perilaku hemat dan ramah lingkungan di sekolah,” ujar Mu’ti di Jakarta pada Rabu (1/4).
Mu'ti mengimbau satuan pendidikan untuk mengoptimalkan penggunaan energi secara bijak.
Beberapa langkah yang diimbau untuk dilakukan, adalah pembiasaan penggunaan moda transportasi ramah lingkungan ke sekolah, seperti berjalan kaki, bersepeda, berbagi tumpangan, atau penggunaan transportasi publik.
Kemudian mematikan lampu, pendingin ruangan, kipas angin, dan perangkat listrik lain saat tidak digunakan, memaksimalkan pencahayaan, ventilasi alami pada siang hari, dan pengaturan penggunaan pendingin ruangan secara efisien sesuai kebutuhan.
Mu'ti juga mengajak seluruh pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, hingga orang tua bersama-sama mendukung kebijakan nasional tersebut.








































