jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mempercepat upaya revitalisasi taman nasional melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.
Satgas telah melakukan pertemuan untuk merumuskan langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola Taman Nasional di Indonesia menjadi kelas dunia.
“Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, tentu dengan masyarakat juga, dengan aksi yang konkret, bisa membuat taman nasional kita menjadi Taman Nasional yang baik,” ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam pertemuan bersama NGO, di Kantor Kemenhut, Rabu (29/4/2026).
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional pada tanggal 16 April 2026.
Satgas ini diketuai oleh Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua bidang Regulasi Raja Juli Antoni, dan Wakil Ketua bidang Investasi Mari Elka Pangestu.
Menhut Raja Juli Antoni mengatakan 13 Taman Nasional akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif.
Ia menegaskan pengelolaan Taman Nasional harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan hutan.
“Hampir mustahil kita bisa menjaga Taman Nasional kita tanpa bantuan masyarakat. Jadi sekali lagi, idenya adalah bagaimana taman nasional kita ini dikelola secara profesional,” tegasnya.









































