Menhan: Kami Tidak Bikin Komitmen Apa-Apa dengan AS Dalam Hal Udara

1 month ago 83

 Kami Tidak Bikin Komitmen Apa-Apa dengan AS Dalam Hal Udara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangkapan layar Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (ANTARA/HO-DPR)

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut pemerintah tidak pernah memberikan blanket overflight clearance atau akses penerbangan militer tanpa batas bagi Amerika Serikat (AS) di wilayah udara Indonesia. 

Dia berkata demikian saat hadir dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

"Jadi, kami tidak bikin komitmen apa-apa dengan Amerika Serikat dalam hal udara, tidak," ujar Sjafrie, Selasa.

Dia mengatakan Kemhan bakal menjaga kepentingan nasional dalam setiap kebijakan, apalagi berkaitan kesepakatan dengan negara asing.

"Kami mempertahankan konstitusi dan kami mempertahankan kita punya kepentingan nasional,” lanjut Sjafrie.

Isu akses penerbangan militer tanpa batas mencuat setelah Sjafrie bertemu dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth di Pentagon pada 13 April 2026.

Sjafrie menceritakan bahwa pertemuan dengan Hegseth menghasilkan kesepakatan peningkatan kerja sama melalui penandatanganan Letter of Intent. 

”Itu adalah Letter of Intent. Bukan Letter of Commitment," tutur dia.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut pihaknya bakal menjaga kepentingan nasional dalam setiap kebijakan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |