MBG

1 hour ago 14

Oleh Dahlan Iskan

MBG

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - "MBG bermanfaat atau tidaaak?"

Pekan lalu jawabannya serentak: "Tidaaak!"

Pekan ini bisa beda lagi.

Terutama setelah Biro Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan pertama tahun 2026: 5,61 persen.

Tahun lalu saja, ketika ekonomi dilaporkan tumbuh 5,11 persen banyak yang mengecam BPS: tidak independen. Banyak yang berkomentar itu tidak sesuai dengan kenyataan.

Pun ketika angka pertumbuhan triwulan pertama 2026 diumumkan 5,61 persen banyak yang heran: hah? Justru naik? Angka apa-apaan ini?

Lalu mulailah dianalisis. Ada dua pendorong utama tingginya pertumbuhan ekonomi itu. Yang pertama berkat berkah siklikal: Lebaran. Apalagi tahun ini Lebarannya bersamaan dengan hari raya Imlek. Penduduk banyak yang belanja untuk dua hari raya itu.

Yang kedua, ini dia: MBG –Makan Bergizi Gratis. Program MBG telah menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi secara nyata.

Tahun lalu saja, ketika ekonomi dilaporkan tumbuh 5,11 persen banyak yang mengecam BPS: tidak independen. Banyak yang berkomentar itu tidak sesuai kenyataan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |