jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan Komisi VI DPR RI Nurdin Halid mengapresiasi kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang 2025.
Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas evaluasi kinerja PT Inalum, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).
“Kami memberikan apresiasi atas capaian kinerja korporasi 2025 dari keempat entitas tersebut yang tetap mampu menjaga kinerja positif meskipun menghadapi tekanan harga komoditas global,” ujar Nurdin dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, pada Selasa (31/3).
Menurut dia, sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi mineral dan transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah.
Keempat entitas tersebut dinilai menjadi tulang punggung dalam membangun rantai pasok industri dari hulu hingga hilir.
DPR juga mengingatkan pentingnya penguatan fundamental industri. Menurut Nurdin, kinerja yang ada saat ini masih didominasi bisnis berbasis komoditas, sementara kontribusi sektor industri hilir terhadap profitabilitas belum optimal.
"Selain itu, percepatan pembangunan smelter dan refinery dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan cadangan, integrasi hulu-hilir, serta ketahanan keuangan," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Aneka Tambang Untung Budiharto mengungkapkan bahwa kinerja ANTAM hingga kuartal III 2025 menunjukkan penguatan signifikan.








































