Kiai Cabul dari Pati Ditangkap, Legislator Tuntut Proses Hukum yang Transparan

1 week ago 41

Kiai Cabul dari Pati Ditangkap, Legislator Tuntut Proses Hukum yang Transparan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota DPR RI Eva Monalisa. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Eva Monalisa menuntut transparansi terjadap proses penyelidikan kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan oleh Ashari atau Mbah Walid terhadap para santriwati di Pati, Jawa Tengah.

Diketahui, Ashari ialah seorang pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng).

"Proses hukum harus dikawal hingga tuntas, pelaku dihukum seberat-beratnya, dan yang terpenting, keberpihakan hukum harus nyata kepada para korban,” ujar Eva Monalisa di Jakarta, Kamis (7/5).

Polda Jateng telah menangkap Ashari yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan puluhan santriwati.

Eva mengatakan penangkapan Ashari hanyalah awal dari pengawalan panjang hingga proses hukum mencapai putusan maksimal. “Penyelidikan mendalam dan transparan sangat krusial memastikan keadilan bagi para korban,” ujarnya.

Eva meminta kepolisian menggali lebih dalam mengenai durasi kejahatan berlangsung serta mendalami kemungkinan adanya korban lain yang takut bersuara. 

Selain itu, dia menuntut polisi mengusut potensi adanya pihak lain yang turut membantu atau membiarkan kejahatan ini terjadi dalam kurun waktu lama.

“Jangan ada celah bagi siapa pun yang melindungi predator seksual,” kata dia.

Anggota DPR RI Eva Monalisa mengatakan penangkapan Ashari hanya awal dari pengawalan panjang sampai proses hukum mencapai putusan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |