jpnn.com - Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan birokrasi bersih dan transparan, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Menariknya, kesempatan ini tidak hanya terbatas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi juga terbuka bagi kalangan profesional non-PNS yang kompeten.
Langkah ini merupakan respon nyata atas instruksi presiden mengenai reformasi birokrasi berbasis meritokrasi.
Dengan membuka akses bagi talenta luar pemerintahan, Kemenpora berupaya menjaring figur berintegritas tinggi yang mampu membawa perubahan pada sektor pelayanan publik.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Gunawan Suswantoro dalam keterangannya di Senayan (2/2), menegaskan bahwa jabatan ini sangat krusial.
"Kami mencari pemimpin yang visioner untuk membangun ekosistem industri olahraga secara berkelanjutan. Sektor ini punya potensi besar menjadi tulang punggung baru ekonomi nasional melalui konsep sport tourism," jelasnya.
Independensi Pansel Penguji
Guna menjamin objektivitas, tim Pansel melibatkan kombinasi ahli dari berbagai latar belakang, di antaranya dari Akademisi Chandra Hamzah, kemudian Profesional Susyanto.
Selain itu, dari Lintas Instansi Rabin Indrajad Hattari dan Amperawan (Kemensesneg), dan dari Internal ada Gunawan Suswantoro (Sekretaris Kemenpora).













































