Kemendikdasmen Pastikan 83 SMA Penyelenggara PJJ Menggunakan Modul Cetak Terstandarisasi

3 hours ago 14

Kemendikdasmen Pastikan 83 SMA Penyelenggara PJJ Menggunakan Modul Cetak Terstandarisasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ki-ka: Ketua Pelaksana Program, Mukhlis, Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Saryadi, dan Ketua Tim Kerja Pendidikan Layanan Khusus, Budi Priantoro. Foto Mesya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan 83 satuan pendidikan atau SMA di 20 provinsi penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) tahun 2026 menggunakan modul-modul cetak terstandarisasi.

Kemendikdasmen menargetkan tahun ajaran baru ini, sebanyak 3.500 anak tidak sekolah (ATS) yang terlayani.

Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Saryadi mengatakan ATS ini menjadi murid SMA negeri dan mendapatkan pendidikan formal.

Nantinya dalam layanan PJJ yang digelar Kemendikdasmen, mereka bisa mengakses materi-materi pembelajaran itu secara online. 

Mereka juga disediakan materi-materi pembelajaran secara offline. 

"Prinsipnya para murid dari ATS ini bisa belajar mandiri. Bagi yang ingin konsultasi dengan gurunya mereka bisa mendatangi sekolahnya," terang Saryadi saat konferensi pers, Kamis (23/4).

Kemendikdasmen, lanjutnya, menyiapkan modul-modul cetak yang telah terstandarisasi.

Modul ini disusun secara kolaboratif dengan melibatkan Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, SEAMOLEC, Universitas Terbuka.

Kemendikdasmen memastikan 83 SMA penyelenggara PJJ menggunakan modul cetak terstandarisasi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |