Kapten Zulmi Sebelum Gugur di Lebanon Sempat Telepon Sang Ayah

8 hours ago 16

Kapten Zulmi Sebelum Gugur di Lebanon Sempat Telepon Sang Ayah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Keluarga dari prajurit TNI Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar yang meninggal di Lebanon, Iskandarudin (ayah), dan kakak sepupunya Risman Efendi di rumah duka di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Ricky Prayoga)

jpnn.com, CIMAHI - Iskandarudin menceritakan pesan terakhir yang diterima dari putra kebanggaannya, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, sebelum gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon.

Dengan kesedihan yang tak tertahankan, dia menceritakan Zulmi sempat menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp pada Senin pagi atau hanya beberapa jam sebelum insiden ledakan proyektil merenggut nyawanya.

Zulmi saat itu menunjukkan perhatian mendalam kepada sang ayah.

"Senin pagi dia telepon WA. 'Assalamualaikum, Pa. Rencana hari ini mau ke mana?'. Dia bilang 'Nanti Papa kalau berangkat jangan sendirian' karena mungkin mengingat umur ya, dia juga berpesan 'Papa sudah tua, bawa teman atau gantian sopir'," kenang Iskandarudin dengan nada bergetar saat ditemui di rumah duka di Cimahi, Jawa Barat, Rabu.

Iskandarudin, yang merupakan pensiunan anggota TNI, menyebut putranya sebagai anak yang memiliki masa depan yang sangat cemerlang dengan selalu berhasil menyelesaikan tugas dengan baik sehingga dipercaya memimpin kawan-kawannya.

"Karena saya merasa dari bawah selama berkarier jadi anggota saya belum pernah menduduki jabatan karena memang dari golongan terendah, karenanya saya sampaikan kepada dia: 'Jadilah pemimpin yang baik, yang dikenal oleh anggota'," tuturnya.

Kepergian Kapten Zulmi terasa sangat menyesakkan bagi keluarga, mengingat sang perwira lulusan Akmil tersebut dijadwalkan akan menyelesaikan misi internasionalnya dan kembali ke Indonesia pada 30 Mei 2026 mendatang.

Setelah kepulangannya dari Lebanon, almarhum sedianya dipersiapkan untuk menempuh sekolah lanjutan guna menduduki jabatan baru di satuannya.

Iskandarudin menceritakan pesan terakhir yang diterima dari putranya, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar sebelum gugur di Lebanon.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |