jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Polisi masih mendalami kasus penemuan mayat terbungkus plastik dan bagian wajahnya dilakban di salah satu penginapan di Kecamatan Labuhan Ratu, Bandarlampung, akhir pekan lalu.
"Berdasarkan rekaman CCTV, korban hanya bertemu dengan ibu kos dan seseorang yang mengantar ibu kos di penginapan tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung Komisaris Polisi Gigih Andri Putranto di Bandarlampung, Senin.
Saat ini, kata Gigih, penyidik Polresta Bandarlampung sedang melakukan serangkaian penyidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut.
"Termasuk kami juga terus mendalami gambar-gambar pada CCTV saat korban masuk ke penginapan tersebut pada Kamis (5/2). Termasuk melakukan pencarian terhadap seseorang yang mengantar ibu kos," katanya.
Gigih menyampaikan pihaknya sudah mengamankan barang bukti milik korban, seperti telepon genggam dan dompet berisi uang.
"Dompet dan handphone korban kami amankan untuk kepentingan penyidikan. Kami juga sudah melakukan pemeriksaan forensik dan otopsi untuk mendapatkan kesimpulan soal penyebab kematian korban," katanya.
Ia menambahkan penyidik juga masih mendalami tujuan korban, yang diketahui merupakan warga Tangerang, Banten, datang ke Kota Bandarlampung.
"Jadi, berdasarkan informasi keluarga korban, yang bersangkutan terakhir berkomunikasi melalui WhatsApp grup. Sementara itu, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah korban pada Minggu (8/2) sudah dilakukan kremasi," katanya.










































