jpnn.com - BANDUNG - Seluruh pemain Persib Bandung akan memakai ban hitam saat menjamu PSBS Biak pada laga pekan ke-18 Super League, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1) malam.
Ban hitam di lengan itu sebagai simbol empati dan solidaritas atas bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari.
Bencana longsor tersebut meninggalkan duka mendalam. Situasi ini menjadi perhatian seluruh masyarakat Jawa Barat, termasuk keluarga besar Persib.
"Persib tidak pernah berdiri sendiri. Klub ini tumbuh bersama masyarakatnya," ujar Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat Adhi Pratama.
"Melalui penggunaan ban hitam ini, kami ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam dan solidaritas kami kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana longsor di Pasirlangu.
"Kami berharap para korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan," imbuh Adhi.
"Sepak bola memang tentang pertandingan dan prestasi, tetapi di atas itu semua, ada nilai kemanusiaan yang harus selalu dijaga bersama," tuturnya.
"Kami berharap pesan empati ini juga sampai kepada seluruh Bobotoh dan masyarakat luas, bahwa Persib selalu hadir, tidak hanya saat bersorak dalam kemenangan, tetapi juga saat berbagi duka," kata Adhi. (pci/jpnn)













































