jpnn.com, PALEMBANG - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan pentingnya Andalas Forum VI 2026 sebagai wadah strategis dalam mendorong kemajuan industri kelapa sawit nasional.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan yang digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (16/4).
Herman Deru mengapresiasi terselenggaranya forum yang mengusung tema sinergi untuk tata kelola, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan tersebut.
Dia menilai kehadiran pelaku usaha sawit dari berbagai wilayah di Indonesia turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Kami mengapresiasi GAPKI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Seluruh anggota GAPKI se-Indonesia berkumpul di Palembang, tentu memberikan dampak bagi perekonomian Sumsel,” ujar Herman Deru dalam keterangannya, Jumat (17/4).
Dia menyampaikan Sumsel merupakan lokasi yang tepat untuk pelaksanaan forum tersebut, mengingat sekitar 9 hingga 10 persen wilayahnya merupakan perkebunan kelapa sawit dalam skala nasional.
Menurut Herman Deru, forum ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai tantangan industri, baik internal maupun eksternal, di tengah dinamika global.
Karena itu, dia berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi konkret.







































