jpnn.com, JAKARTA - Minyak goreng rakyat MinyaKita mengalami kenaikan harga.
Pendagang warung kelontong di Jakarta Suwani mengatakan harga MinyaKita naik menjadi Rp 22 ribu per liter, jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.
Selain itu, MinyaKita ukuran 2 liter sulit ditemukan, karena banyak agen yang kehabisan stok.
"Sekarang kok mendadak mahal ini minyak goreng. Saya bingung bilang ke pembeli nanti," ujar Suwani di Jakarta, Rabu (17/4).
Terpisah, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui adanya kenaikan harga MinyaKita.
Budi menjelaskan kenaikan harga minyak goreng ini akibat naiknya harga plastik,
“Ya, ada (harga) sedikit naik. Karena, kan, imbas dari mereka (MinyaKita, red) kemasannya plastik semua," ujar Budi.
Kendati demikian, Budi menegaskan tidak ada kelangkaan MinyaKita di pasaran.







































