jpnn.com - Guru Besar bidang Sosiologi Hukum Universitas Trisakti (Usakti) Trubus Rahardiansyah menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi instrumen penting membangun sumber daya manusia (SDM).
Hal demikian disampaikan Trubus dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya bertajuk Memahami Kebijakan Publik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia: Analisis Socio-Legal atas Implementasi dan Tantangannya di Universitas Trisakti, Jakarta, Selasa (19/5).
“Program MBG merupakan investasi peradaban," kata dia seperti dikutip Rabu (20/5).
Trubus mengatakan MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga percepatan pengentasan kemiskinan nasional.
"Negara yang berhasil keluar dari middle income trap itu negara yang serius membangun kualitas SDM sejak dini dengan gizi sebagai fondasinya,” ujarnya.
Trubus mengatakan program MBG pada awal implementasi memang dipandang skeptis oleh sebagian masyarakat.
Namun, kata dia, MBG seiring berjalannya waktu mulai menunjukkan dampak nyata, termasuk menggerakkan ekonomi masyarakat bawah.
“Banyak masyarakat yang kini melihat MBG penuh dengan kebaikan karena mampu menggerakkan rantai ekonomi masyarakat bawah, membuka lapangan ekonomi, menciptakan pertumbuhan, sekaligus pemerataan,” katanya.






































