jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah guna menjawab tantangan industri air mineral.
Kolaborasi juga dilakukan terkait peran industri dalam prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo mengatakan industri makanan dan minuman, khususnya AMDK merupakan sektor usaha yang mengedepankan keberlanjutan.
"Kami ingin memberikan jawaban yang konkret bahwa industri ini leading untuk ekonomi sirkular dan keberlanjutan," ungkap Karyanto Wibowo saat halal bi halal dengan pemerintah di Jakarta, Kamis (16/4).
Dia mengatakan pelaku industri AMDK juga terus mengintegrasikan praktik berkelanjutan yang berdampak pada lingkungan.
Hal ini dilakukan bersamaan dengan dorongan pertumbuhan ekonomi, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
AMDATARA menilai kolaborasi erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar industri tetap tumbuh adaptif, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia.
AMDATARA juga memperkuat komunikasi dengan DPR, khususnya Komisi VII guna merespons kritik publik terhadap industri AMDK yang kerap dipersepsikan sebagai industri ekstraktif. Karyanto berharap komunikasi ini akan memperbaiki persepsi negatif publik terhadap industri AMDK.







































