Eulogy Lia

2 days ago 22

Oleh Dahlan Iskan

Eulogy Lia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Astaga.

Naratama yang mengungkapkan kembali bagaimana James F. Sundah menciptakan lagu yang membuat penyanyi Ruth Sahanaya ngetop. Naratama memang terpilih di antara sahabat yang tepat menyampaikan eulogy di upacara pemakaman James di New York. Upacaranya kemarin, pemakamannya sendiri dilakukan hari ini.

Eulogy Lia

Naratama kini tinggal ''sekampung'' dengan James di Queens, New York. Ia bekerja di Voice of America. Nara dan James memang satu sekolah –beda tahun: SMAN 3 Jakarta Pusat. Itulah SMA ''pabrik musisi'' di Jakarta.

Saya pun minta info ke Nara: siapa saja musisi alumnus SMAN 3 Jakarta itu. Jawabannya: Addie M.S., Fariz R.M., Andi Rianto, Krisdayanti, Sophia Latjuba, Ikang Fawzi, Deddy Dhukun, Memes, Raidy Noor, Adi Adrian (KLa Project), Sisca (KLa Project), Daniel Sigalarki (Modulus Band), Gustaf (Guest Band), Bemby Gusti, Ricky Poetiray, Adjie Soetama, Ade Andrini, Makki (Ungu), dan lain-lain. Kalau artis ada Baim Wong, Raffi Ahmad, Harry De Fretes, dan lain-lain.

Benar-benar pabrik artis.

"Meski beda tahun, sebagai sesama alumni yang bergerak di dunia musik kami sudah seperti keluarga," ujar Naratama.

Dari SMA itu Nara kuliah di Fisip Unas. Lalu ambil S-2 sosiologi di Valdosta State, Georgia, Amerika. Pulang ke Jakarta Nara bekerja di Indosiar dan ANTV. Nara-lah yang menjadi produser acara TV Famili 100. Juga Bursa Musik Indonesia (BMI). KLakustik. Akustik Plus. Dan banyak lagi. Ia juga pernah mengajar sampai menjadi kepala program studi TV di Institut Kesenian Jakarta. Nara juga yang menjadi sutradara video klip Tantowi Yahya, Harry Roesli, Katon, dan banyak lagi.

Naratama yang mengungkapkan kembali bagaimana James F. Sundah menciptakan lagu yang membuat penyanyi Ruth Sahanaya ngetop.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |