Desak Evaluasi Kinerja Tim RAGA Kepolisian, DPRD Pekanbaru: Jangan Sekadar Patroli

1 week ago 29

 Jangan Sekadar Patroli

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi. Foto:Source for JPNN.

jpnn.com - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi mendorong aparat kepolisian melalui Tim Raga untuk meningkatkan pola patroli keamanan dengan pendekatan yang lebih taktis dan tidak semata bersifat terbuka.

Tim RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme) adalah tim khusus yang dibentuk Polda Riau pada Mei 2025 untuk memberantas premanisme, geng motor, dan kejahatan jalanan,

Menurutnya, patroli rutin yang selama ini dilakukan Tim Raga sudah baik, namun perlu dievaluasi agar tidak mudah dipetakan oleh pelaku kejahatan yang dinilai semakin terorganisir dan terlatih.

“Patroli memang perlu, tapi jangan hanya sekadar patroli. Orang-orang yang melakukan tindak kejahatan ini banyak yang terlatih dan sering kali lebih pintar. Berdasarkan riset yang saya lakukan, justru mereka yang mengintai Tim Raga, bukan yang memantau mereka,” ujar Zulkardi Selasa (27/1).

Zulkardi menilai, pola patroli yang dilakukan secara terbuka dan pada jam-jam yang sama berpotensi diketahui pelaku kejahatan. Hal tersebut, kata dia, justru memberi celah bagi pelaku untuk beraksi di waktu-waktu tertentu.

“Jam-jam patroli itu sudah terbaca. Misalnya jam 11 malam sudah tahu ada patroli. Tapi di jam-jam kosong, seperti jam 3 atau 4 subuh, justru tidak ada patroli. Di situlah kejahatan terjadi setelah patroli selesai,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengusulkan agar kepolisian membentuk tim bayangan atau tim silent yang bergerak secara tertutup dan tidak mudah terdeteksi oleh pelaku kejahatan.

“Boleh buat patroli terbuka, bahkan boleh buat konten, tapi harus ada tim bayangan. Tim yang benar-benar memburu pelaku kejahatan tanpa diketahui,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi mendorong evaluasi kinerja Tim RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme) agar lebih optimal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |