jpnn.com - SERANG - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di sekitar Perairan Selat Sunda.
Rombongan jurnalis tersebut hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan berlayar menggunakan kapal cepat.
Kapal tersebut ditumpangi delapan penumpang terdiri dari lima jurnalis serta tiga kru, mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten Al Amrad mengatakan area penyisiran makin diperluas untuk memaksimalkan pencarian.
"Seluruh sarana maupun unsur terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," ucap Al Amrad pada Rabu (9/9).
Al Amrad menjelaskan rombongan kapal cepat yang hilang kontak di sekitar Perairan Selat Sunda tidak hanya mengangkut lima jurnalis, tetapi juga terdapat tiga kru di dalamnya.
"Jadi, delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Warta sebagai nahkoda, Surakaman merupakan anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto pemandu," ujarnya.
"Kemudian identitas lima jurnalis, antara lain M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistrio Pranoto, Firman Daus, dan Donal," sambung dia.

















































